Review: Rurouni Kenshin Trilogy – Part 1

Alright, ini dia film yang bikin heboh para pecinta manga dan anime sedunia: Rurouni Kenshin alias Samurai X! Seperti yang kita tahu, manga-nya sukses besar dan udah dibuat anime dan OVA-nya. Dilihat dari banyaknya adegan yang terlalu dewa untuk dilakukan di dunia nyata membuat manga ini agak diragukan bisa dibuat dalam bentuk live action. Tapi, di tahun 2012 lalu, sutradara Keishi Otomo berhasil mengadaptasi cerita ini dalam bentuk live action yang keren! Lika-liku kehidupan Kenshin yang puanjang dipadatkan menjadi tiga buah film, yaitu Rurouni Kenshin (2012), Kyoto Inferno (2014), dan yang baru rilis kemarin The Legend Ends (2014).

Actually, I haven’t read the manga, so this review is only based on the film. Oke, dalam film berbentuk trilogy biasanya film pertama berisi pengenalan tokoh dan latar belakang, di film kedua berisi inti cerita (dan rintangan yang ada), dan di film ketiga berisi tentang resolusi (gimana cara si tokoh untuk menyelesaikan masalah). Nah artikel ini akan mengulas tentang film pertamanya dulu ya, yaitu Rurouni Kenshin.

Film ini berawal dari Perang Boshin yang menurut sejarah terjadi sekitar tahun 1868 s/d 1869 dimana para samurai berperang untuk menumpas pemerintahan Shogun yang berkuasa saat itu demi terciptanya pemerintahan yang baru (Restorasi Meiji). Begitu perang usai (dimenangkan pemerintahan yang baru), Hitokiri battosai (Kenshin) yang merupakan samurai muda terhebat berikrar bahwa ia gak akan membunuh lagi dan menancapkan pedangnya sebagai tanda pengunduran diri. Saito Hajime (samurai lain) heran dan berusaha menyadarkan Kenshin bahwa memang membunuh itu adalah jalan hidup samurai. Kenshin tetap pada pendiriannya dan menghilang dari dunia per-samurai-an. Nah, pedangnya Kenshin yang ditinggalkan di medan perang itu diambil oleh Jinei Udou, samurai yang haus darah.

Kenshin51-e1349598058633

Boshin War

Sepuluh tahun berlalu sejak Restorasi Meiji, tetapi pemerintahan baru yang kebarat-baratan ini malah membawa kesengsaraan bagi samurai.  Dahulu samurai memiliki status sosial yang tinggi, tapi sekarang status itu jatuh sejatuh-jatuhnya. Karena relatif damai, jasa samurai gak dibutuhkan lagi (it means mereka jadi gak ada pekerjaan) dan parahnya pemerintah membuat peraturan dilarang membawa pedang! Dojo-dojo yang mengajarkan ilmu pedang pun dicap sebagai sekolahnya penjahat. Ya, pemerintah menyebarkan paham bahwa pedang itu alat untuk membunuh, sehingga bisa dikatakan gak ada lagi dojo yang masih buka karena gak ada murid baru. Untuk bertahan hidup, samurai yang masih ada pun dipelihara sama cukong-cukong edan dan diperlakukan layaknya binatang peliharaan.

Melihat kondisi tersebut, Jinei gak terima dan ingin membangkitkan lagi kaum samurai dengan cara melawan pemerintah. Tapi, untuk itu harus ada dong figur-figur samurai hebat sebagai pelopornya. Hitokiri battosai diakui sebagai battosai (pembunuh) legendaris yang disegani oleh kaum samurai  lainnya. Terkenal dengan kecepatan, kelincahan, dan jurus-jurus mematikannya padahal usianya masih sangat muda. Masalahnya sejak Perang Boshin selesai Hitokiri battosai menghilang dan gak ada kabarnya lagi. Untuk itulah Jinei memulai terror dengan membunuh aparat-aparat pemerintah, menggunakan pedang peninggalan Kenshin, dan berpura-pura sebagai Hitokiri battosai (tanda cap tangan darah pada kertas di atas mayat korbannya) agar Hitokiri battosai yang asli muncul.

Banyaknya korban yang jatuh menjadikan Hitokiri battosai sebagai buronan paling dicari. Namun, Saito Hajime yang sekarang jadi polisi menyadari kalau ini bukan kerjaannya Kenshin. Di sisi lain ternyata pemerintah juga membutuhkan Kenshin untuk memberantas para pengedar narkoba yang dikomandoi Kanryu Takeda. Kanryu ini berhasil membuat narkoba jenis baru, yaitu opium. Kanryu mempekerjakan Takani Megumi untuk membuatnya. So, pemerintah juga lagi nyari Kenshin nih untuk dimintai bantuan.

rurouni_kenshin_live_action_2012_screenshot_by_battousaiblade7-d5dhla3

first met.. Kenshin-Jinei

Yang dicari akhirnya muncul juga. Kenshin yang selama ini mengembara bertemu dengan Kamiya Kaoru, seorang guru dojo Kamiya Kasshin-ryu yang juga nyari-nyari Hitokiri battosai. Dojonya Kaoru alirannya sama dengan Hitokiri battosai, jadi dojo itu dicap sebagai pabrik pembunuh. Kaoru juga nyari Hitokiri battosai karena pengen balas dendam, gara-gara dia ayahnya jadi bangkrut. Singkat cerita, waktu dojo Kaoru digusur sama preman-preman, Kenshin datang dan mengalahkan semua preman itu (10 orang boo..) dengan modal tangan kosong dan pedang kayu tok. Nah disana baru terungkap ternyata Kenshin itulah Hitokiri battosai. Kenshin ditangkap dan dan bertemu dengan menteri. Menteri itu meminta bantuan Kenshin untuk membunuh lagi (komplotannya Kanryu) tetapi Kenshin menolak. Saito yang juga ada disana kesal, kok masih aja Kenshin kayak begitu?

rurouni-kenshin-movie-review-otaku-house-3

pedang model apaan itu? *Saito greget*

Ditantanglah untuk duel di tengah hujan *eeaa* Saito juga kesal lihat pedangnya Kenshin yang sekarang, karena aneh. Pedangnya kebalik, sisi yang tajam di dalam, tapi sisi tumpulnya di luar. Pedang sakabatou (mata terbalik) ini merupakan perwujudan keteguhan hati Kenshin untuk melindungi orang lain tanpa harus membunuh. Karena pedangnya ini semua orang bertanya-tanya, ‘yakin pake pedang beginian bisa melindungi orang lain? Yakin bisa melindungi orang lain tanpa membunuh?’

Himura Kenshin / Hitokiri battosai (Satoh Takeru) Himura Kenshin Our main hero, the legendary killer Hitokiri battosai. Samurai yang amat disegani karena jurus mematikan dan kekuatan fisiknya yang hebat. Membunuh tanpa ampun. Tetapi aslinya orangnya baiiiiik banget, lembut hatinya, senang membantu orang lain, dan paling gak suka kekerasan. Ia membunuh karena dijanjikan era yang baru akan membawa kedamaian, dan era baru akan terwujud kalau ia membunuh pemerintahan yang lama. Jadilah ia mesin pembunuh di usia muda (masih belasan tahun).

muka 'oro'-nya Kenshin *kawaii*

muka ‘oro’-nya Kenshin *kawaii*

Kenshin ini ciri khasnya suka ngomong ‘oro’ dengan muka polos + bengong kalau lagi bingung hahaha.. Makanya gak ada yang percaya kalau Hitokiri battosai yang asli orangnya kayak gitu. Apalagi penampilannya yang masih kayak ABG, kecil, rambut panjang merah dan cantik. Orang-orang tahunya Battosai itu ada bekas luka silang di pipi kirinya. Luka itu didapat dari seorang samurai muda yang ia bunuh, dan satunya lagi dari tunangan samurai itu. Ternyata tunangannya ini modus menikahi Kenshin untuk balas dendam! Ia adalah istri pertama Kenshin.

Kamiya Kaoru (Takei Emi) Kenshin_live_action_karou Our main heroine, penerus dojo Kamiya Kasshin-ryu. Orangnya nekat, keras kepala, dan rela mengorbankan hidupnya demi membela dojo ayahnya. Ia diselamatkan Kenshin saat melawan Jinei (yang lagi lewat saat itu) karena ciri-cirinya sama dengan buronan yang dicari. Kaoru ini cantik dan mandiri, ia tinggal sendiri di dojo. Kaoru sangat memegang teguh ajaran ayahnya bahwa pedang itu bukan untuk membunuh, melainkan untuk melindungi. Kaoru-lah yang kini menjadi cahaya bagi Kenshin dan yang mendukung keputusannya 100% untuk gak membunuh lagi. Kaoru juga memberi tempat tinggal untuk Kenshin, Yahiko, Megumi, dan Sanosuke.

mari kita pulang, Kenshin :)

mari kita pulang, Kenshin 🙂

Jinei Udou (Kikkawa Koji) Uedo_ji_fire Samurai haus darah yang ingin membangkitkan lagi masa kejayaan samurai. Hobinya membunuh. Udah itu aja. Saat ini Jinei bekerja pada Kanryu sebagai pembunuh bayaran dan ditugasi untuk memburu Megumi yang kabur dari tempatnya. Jinei memancing Hitokiri battosai keluar dengan berpura-pura menjadi Hitokiri battosai menggunakan pedang miliknya. Demi membangkitkan jiwa membunuhnya Kenshin, ia menculik Kaoru dan membunuhnya pelan-pelan agar Kenshin terprovokasi dan melanggar ikrarnya.

Saito Hajime (Eguchi Yosuke) xlarge Samurai yang kini bekerja di pemerintahan sebagai polisi. Ia kenal dengan Kenshin dan berusaha menyadarkan Kenshin untuk kembali menjadi samurai yang dulu. Saito juga memburu Kanryu tetapi sulit karena Kanryu bisa mengelak tuduhan dengan mudah, apalagi ia juga mempekerjakan samurai-samurai hebat untuk melindunginya. Ia bekerja sama dengan Kenshin untuk menumpas komplotan Kanryu.

Kanryu Takeda (Kagawa Teruyuki) Rurouni-Kenshin4 Ini bos narkoba kelas kakapnya Jepang saat itu. Ia mempekerjakan dokter-dokter untuk membuat candu jenis baru dan menjadikan samurai peliharaannya sebagai bahan percobaan. Wataknya kayak penguasa zalim gitu lah, seenaknya mempermainkan nyawa orang. Baginya semua bisa dibeli dengan uang. Setelah opium dibuat, ia perintahkan pengawalnya untuk membunuh semua dokter dan menyisakan satu orang saja, yaitu Megumi. Samurai-samurai yang nganggur ia tampung dan dijadikan binatang peliharaannya, dengan bayaran nasi kepal aja! Ia juga merekrut Jinei dan samurai hebat lainnya sebagai pengawalnya, dan sempat ingin membayar Kenshin untuk menjadi pengawalnya juga.

Takani Megumi (Aoi Yuu) megumi Dokter keturunan Takani satu-satunya yang masih tersisa (seluruh keluarganya dibantai). Demi bertahan hidup ia bekerja pada Kanryu. Ia satu-satunya yang bisa membuat opium. Namun, karena gak kuat melihat pemandangan mengenaskan pada samurai korban percobaannya, Megumi kabur. Ia ditolong oleh Yahiko dan dibawa ke dojo. Megumi ini orangnya cantik dan genit, suka flirting Kenshin hahaha.. rurouni04 Ia juga pengen banget disebut wanita misterius, dan emang beneran misterius karena gak mau ngasih tau identitas aslinya. Akhirnya terungkap bahwa ia dokter saat desanya Kaoru kena air beracun dan diancam untuk kembali ke Kanryu. Di film ini Megumi-lah peran kuncinya, berkat adanya dia semua tokoh muncul hehehe. Saito dan Kenshin memburu Kanryu, dan ternyata Kanryu itu majikan Megumi (sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui). Menyelamatkan Megumi, eh dapat Kanryu ‘n the gang juga. Si Jinei memburu Kenshin, eh Kenshin-nya datang sendiri karena mau menyelamatkan Megumi.

dojo Kamiya berubah jadi rumah sakit gegara keracunan air sumur

dojo Kamiya berubah jadi rumah sakit gegara keracunan air sumur

Sanosuke Sagara (Munetaka Aoki) sano Preman jalanan yang suka adu jotos, partnernya Kenshin. Senjatanya pisau jagal kuda yang super besar dan berat. Baru keluar dari penjara karena bikin rusuh dan nantangin Kenshin duel biar bisa dipekerjakan Kanryu. Akhirnya Sanosuke malah kagum sama Kenshin dan menjadi pengikutnya. Orangnya grasak-grusuk, spontan, agak bodoh hahaha.. dan dialah yang jadi agen pencerah suasana disini. Hobinya berantem, ia senang-senang aja kepalanya ancur asalkan pertarungannya seru.

ayoo siapa lagi yang mau maju!!!

ayoo siapa lagi yang maju!!!

Yahiko Myojin (Tanaka Taketo) Taketo_Tanaka_as_Yahiko_Myojin Murid satu-satunya Kaoru yang juga numpang di dojo karena gak punya keluarga. Anaknya lucu dan baik banget. Cita-citanya jadi samurai terhebat se-Tokyo. Begitu ngeliat Kenshin melawan 10 preman tanpa membunuh ini ia jadi kagum dan hormat sama Kenshin. Ia juga yang jadi mak comblangnya Kaoru, suka ngeledekin Kaoru, manas-manasin agar Kaoru gerak cepat (you know what I mean :P)

kenshin vs sanosuke

kenshin vs sanosuke

Nah di film pertama ini memang lebih banyak menceritakan karakter dan latar belakang, bayangkan yang aslinya di manga sampai beberapa chapter tapi di film ini harus dimampatkan sedemikian rupa. Adegan klimaksnya pasti pertarungan Kenshin vs Jinei, tapi semua adegan fighting disini keren banget! Apalagi pas ngelawan pengawalnya Kanryu, wow bisa-bisanya Kenshin dan Sanosuke ngalahin ratusan orang! Yah, pasti tokoh utama menang terus lah ya hahaha…

yihaaaa!!! kenshin in action!

yihaaaa!!! kenshin in action!

Nah yang keren juga semua adegannya gak pake CGI, hanya mengandalkan sling. Mantap! Jurus-jurus yang dewa dan gak masuk akal pun tampak realistis dan keren! Bahkan ada penggemarnya yang kecewa karena jurusnya terlalu real, pengennya agak-agak gak masuk akal kayak bisa ngebelah tanah atau keluar api-api gitu hahaha.. rurouni-kenshin-movie-review-otaku-house-2 Yang keren juga disini setting tempatnya, propertinya, juga kostumnya. Kostumnya detail banget, kalau diperhatikan, bahan kain yang dipakai beda-beda tergantung tokohnya. Kalau tokohnya rakyat jelata, ya bahannya kasar dan kusut gitu, tapi kalau tokohnya orang kaya bahannya tebal dan bagus. Di anime bajunya terlalu terang warnanya, misal baju merahnya Kenshin, kimono ungunya Kaoru, tapi disini ya real banget warnanya, sesuai jamannya. Dekil-dekilnya baju juga diperhatikan detail kayak Harry Potter, tata rias dan rambutnya juga, rata-rata kusut dan kumal sesuai adegannya.  Soal musiknya juga oke, tapi variasinya gak banyak jadi sering satu lagu dipakai beberapa kali scene. Yang paling oke diantara semuanya adalah akting para pemainnya! Satoh Takeru benar-benar pas jadi Kenshin, oke banget! Yang lainnya juga oke. Perfect lah pokoknya.

*ngerii* *padahal paje pedang kayu* *gimana kalo pedang betulan yak*

*ngerii* *padahal pake pedang kayu* *gimana kalo pedang betulan yak*

Film ini sukses bikin orang-orang yang awalnya gak kenal Kenshin jadi suka sama ceritanya. Dan bisa dibilang sampai saat ini, Rurouni Kenshin adalah salah satu adaptasi live action yang paling sukses dan mendekati aslinya. Congrats buat kalian!! *banzai banzai banzai!* Jangan lupa saksikan film ini dan juga film-film sekuelnya karena ini masih belum apa-apa guys, masih introduction doang. Kenshin masih belum ketemu lawan terberatnya. Jadi bagi pecinta manga dan animenya harap dimaklumi kalau film pertama ini terasa kurang karena memadatkan berbagai karakter dan setting suatu cerita adaptasi dalam film itu gak mudah. OST-nya juga keren: The Beginning dari One OK Rock, liriknya pas menggambarkan suasana hatinya Kenshin. Nyesel kalau gak nonton! Happy watching!

<3

kyaaaa.... chibiiii <3

kyaaaa…. chibiiii ❤

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s